Sabtu, 02 Maret 2019

Kumpulan Kata-Kata Romantis


Kita akan membahas Kata-Kata Romantis. Kata-kata adalah cara seseorang untuk memberi informasi dan berkomunikasi dengan orang yang lain. Melalui kata-kata, apa yang Anda inginkan akan dapat tersampaikan dengan baik. Kata-kata tidak hanya untuk sesuatu yang sifatnya formal, dalam keseharian pun kata-kata diperlukan untuk mencapai kehidupan yang baik.
Tidak hanya memberikan informasi tertentu dan juga berkomunikasi, kata-kata juga sering digunakan untuk menyampaikan suatu perasaan kepada orang lain. Baik itu kepada orang yang Anda cintai atau orang yang Anda benci.
Biasanya, seseorang akan menggunakan kata-kata romantis untuk mengungkapkan isi hati, baik kepada pasangan atau kepada mantan. Ada banyak sekali kata-kata romantis yang bisa Anda berikan kepada orang terkasih. Namun, harus diakui bahwa tidak semua orang pandai dalam membuat kata-kata romantis. Membuat kata-kata ini pun tidak bisa sembarangan. Sekalipun tidak ada aturan khusus dalam pemilihan bahasanya, namun harus tetap memakai bahasa yang baik dan tidak menyinggung orang lain.
Kata-kata romantis sangatlah cocok untuk Anda yang sedang dilanda asmara atau galau karena baru saja putus atau ditinggal pacar. Nah, pada kesempatan ini akan diulas mengenai berbagai jenis dan contoh kata-kata romantis yang bisa dijadikan sebagai rujukan.

Mungkin memang seperti inilah takdir yang harus kita alami, dalam bentuk yang berbeda, bahagia bisa teras. Bahagiamu bisa kau dapat dengan tinggalkan aku. Sedang bahagiaku sudah berlalu saat dulu ku bersamamu. Kini,bersamanya kau bisa tertawa. Sedang aku di sini masih bersahabat dengan luka.”
“ Kala ku sampai di pertengahan jalan untuk lupakan bayangmu, kini wujud nyatamu mulai hadir kembali di hadapanku. Dan tanpa kau sadari, seluruh usahaku telah kau rusak hingga ku kembali teringat pada luka yang telah kau tinggalkan sebelumnya.”
“Jika ku tengok keluar, yang ku dapati hanyalah gemuruh petir nan hujan. Sedang jauh dalam lubuk hatiku yang terdalam, rinduku padamu sedang bersuara lantang dan menunggu jawaban. Namun apalah daya, kini ku hanya bisa menanti waktu membawa keajaiban.”
“Meski pada akhirnya harus runtuh, sejujurnya aku juga pernah menginginkan hubungan yang utuh. Namun, pada akhirnya mata ku terbuka karena dalam pengokohan cinta, tak semudah mengedipkan mata. Yang bersarang di dalamnya adalah tentang cara menjaga rasa percaya dan saling terbuka dalam jangka waktu yang lama.”
“Sama halnya kala mencintai namun tak di cintai, hal-hal yang di kerjakan sendirian kadang akan terasa menyakitkan. Ketika seseorang telah di perjuangkan mati-matian, ternyata hasilnya hanya sebuah pengabaian.”

“Bagiku, menebas jarak penyekat diantara kita bukanlah hal yang sulit dan bisa kulakukan kapan saja.  Namun, menunggu adalah keputusan terbaik yang bisa menjadi pilihanku. Meski kuakui bahwa itu berat, aku sungguh menyukainya. Penantian ini akan terus berlanjut bahkan hingga doa-doa di tengah rinduku mengalir deras dalam hembusan udara. Dan biarlah waktu yang akan menentukan pertemuan kita.”
“Kala ku tatap betapa indahnya langit biru, mulai terbayang wajahmu dengan secercah untaian rindu. Seiring berjalannya waktu, rindu itu kian memenuhi hatiku. Namun Dengan rindu, kini semakin kurasa bahwa aku dan kamu adalah satu. Rasa cinta dalam hati ini tak akan terpisah dan tak lekang pula oleh waktu”.
“Mungkin kini kau tak lagi di sisiku. Kau bukan lagi penyemangat dalam setiap langkahku. Kau tak lagi temani hari-hari sunyiku. Namun, setidaknya saat ini masih ada secercah mimpi yang bisa menjadi pengganti untuk hadirkan sedikit semangat dalam hidupku”.
“Tak ada yang terlihat lebih berantakan jika di bandingkan dengan gugurnya dedaunan yang berserakan di tanah tanpa arahan. Begitu pula dalam, hati, tak ada yang lebih terlihat tidak karuan di bandingkan dengan rindu tak terbalaskan yang tak punya tujuan.”

“Mungkin di masa yang telah lalu aku pernah menjadi seseorang yang mengabaikanmu. Dan untuk keselahan terbesarku itu, ku ingin memohon sedikit saja kata maaf darimu. Kini aku telah menyadari betapa pentingnya dirimu yang tak henti-henti menyebut namaku dalam doamu hingga hatiku kembali untuk berbalik padamu.”
“Menatap indahnya bintang bersamamu, adalah hal yang paling membahagiakan dalam hidupku. Berbagai nuansa roman yang mewarnai kehidupan ini seolah tanpa arti jika aku tak besamamu barang sedetik. Merindu adalah pilihan kalbuku kala badai menghantam gelora rindu. Maka, jangan pernah meninggalkan namaku karena aku tak akan mampu hidup tanpamu.”
“Samudera menjadi saksi atas janji kebersamaan kita. Membawa rasa ini menuju pulau nan indah dan mempesona. Ombak bernyanyi membawa semua kenangan yang telah kita lalui bersama. Terima kasih telah memberi warna kepada kelamnya hidupku dengan berjuta kebahagiaan yang terasa indah ini.”
“Malam membawaku kembali kepada mimpiku bersamamu yang pernah terbesit beberapa tahun yang lalu. Bahwa di antara kita tidak pernah ada kata saling meninggalkan dan selalu merajut kebersamaan. Walau saat ini kita tengah berjauhan terpisahkan oleh ruang dan jarak, namun dengan mimpi bersama, semua akan baik-baik saja dan tetap menjadi kita dalam kesetiaan juga penantian.”

“Engkau sering bercerita tentang rindu yang selalu menghantui setiap waktu. Bahkan antara aku dan kamu memang sulit untuk melukis rindu. Hanya nyanyian sepi yang menemani aku dan kamu. Namun, damainya hati ini tak akan pernah terbeli sejak aku mengenalmu dan semua tentang kita berdua. Semoga cinta ini abadi dan selalu ada sekalipun badai dan angin kencang menerpa.”

Baca Juga: Cara Dapat Uang Langsung Masuk Ke Rekening
“Jangan beranjak walau sejenak. Cukuplah hadirmu membawa berjuta kebahagiaan di antara kita. Jangan pernah berpaling walau hanya sebentar, karena aku akan selalu membuatmu setia menatapku dan semua impian masa depan kita. Jadilah kamu yang selalu aku impikan hadirnya. Jangan pergi dan tetapkan disini selamanya.”
“Surat kecil darimu membuatku merasa haru. Betapa kamu benar-benar dengan rasamu. Dan hingga detik ini masih setia menungguku di ujung sana. Berharap bisa segera bersua untuk sekedar bercerita tentang kehidupan masing-masing. Walau kita tak sering berjumpa, namun semua terasa dekat dengan setiap iringan doa yang kau panjatkan di setiap sujudmu. Jangan pernah menghilangkan doa itu, karena hanya itulah kekuatan kita bersama.”
“Jika ada yang paling manis di dunia ini, maka itu adalah kamu. Jika ada yang paling indah di dunia ini, itu adalah parasmu. Jika ada yang paling kejam di dunia ini, maka itu adalah kamu saat meninggalkanku. Dan jika ada yang paling berharga di dunia ini, itu adalah kebahagiaanku bersamamu. Jangan pernah meninggalkan rasa yang sudah tertanam sangat lama ini, karena akan terus membuatnya tumbuh dan tumbuh sehingga menjadi berbuah manis di kemudian hari.”
“Hadirmu selalu membawa anganku menuju kesenangan. Entah apa yang membuatku begitu kagum dan ingin. Yang jelas, jantung ini berdetak lebih kencang saat kita dengan bersua. Dan suara hatiku tentu tidak pernah berbohong walau sejenak.”

Kata-Kata Romantis Buat Pacar


“Duhai kasihku, suatu hari akan kita temui sebuah kejenuhan dan rasa lelah dalam sebuah penantian. Hari itu akan datang manakala rasa bosan telah hadir dengan tiba-tiba. Terlebih jika jarak menyekat semakin jauh lagi. Namun, jangan tanyakan lagi tentang sebuah kesetiaan yang telah ku tanamkan. Kesetiaan ini akan tetap terjaga dalam janji kita berdua untuk saling setia.”

Jika kau tanya seberapa lama ku bersahabat dengan sepi, tak ada yang istimewa  lagi karena telah lama rasa itu menghampiri. Namun, jika tanpa di sadari rindu datang menghampiri,  itulah hal yang sebenarnya begitu aku benci. Karena sepi tanpa rindu bukanlah hal yang berarti. Namun tatkala rindu hadir bersama dengan sepi, hati ini jauh terasa begitu sunyi.
“Kala Ku tatap langit senja yang kian mempesona, entah mengapa ada sebuah bayangan yang hadir bersamanya. Saat ku terka siapa di balik bayangan itu, tak ku sangka wajahmu hadir bersama semerbak cahaya. Namun, akhirnya kusadari itu hanya bayangan semata. Bayangan yang datang karena sebuah rindu yang nyata”.
“Ketika ku terbangun di pagi yang tak seperti pagi biasa, ku baru sadar bahwa dunia memang masih terlalu pagi. Dan setelah ku menerka apa yang telah membangunkanku, ternyata karena mimpi tentangmulah yang hadir karena satu kata, sebuah rindu.”
“Jika kau memang pernah mengalami kehilangan dan sakit yang amat parah, tolong jangan benci hujan yang datang meski tak kau undang. Sesungguhnya tetesan air hujan itu hanya ingin menyejukkan, dan mengobati rindu yang kian mengekang. Tak ada satu niat pun untuk mengembalikan bayangan tentang kenangan yang tak seharusnya kembali datang.”
“Apapun yang ada di hadapanmu, simpan dalam-dalam kesedihan yang sedang datang mencekam. Mulai ciptakan kesenangan dalam sebuah tawa yang menenangkan. Sesungguhnya bahagiamu jauh lebih berarti dan berharga di bandingkan dengan tangismu yang menyedihkan. Ingatlah kasih, bahwa pancaran cahaya menunggu sambutan senyum ceriamu. Ingatlah pula bahwa hari ini adalah harimu yang harus kau nikmati. Jika kau berlarut dalam kenangan menyedihkan, maka hati ini pun turut sakit merasakan.”
“Ketika ku menatapmu, tak ada lagi kesedihan yang hadir dalam hatiku. Berada di sampingmu, hanya canda tawa yang bisa terungkap oleh raga ini. Berada diantara kisah bersamamu, menjadikan hidupku penuh dengan warna-warni dengan pola terbaik dalam hidupku.”
”Kekasih, kamu tak pernah berhenti membuatku merasakan rindu dan rindu. Walau seminggu sekali kita bertemu, namun itu tak cukup untuk menyembuhkan rinduku. Semua terasa lama saat aku tak bersamamu. Dan semua terasa singkat saat kita melewati waktu bersama. Datanglah di setiap mimpiku, agar malamku terasa lebih cepat dan aku semakin semangat.”
“Jika ditanya hal yang paling membahagiakan dalam hidupku adalah mengenalmu. Melihat hadirmu di tiap pagi, siang serta malammu. Semburat senyum yang sulit untuk kuhilangkan adalah senyummu. Dan semua seolah sirna tanpa hadir dan tawamu. Maka datanglah di setiap hari dan juga mimpiku. Agar hariku tampak semakin sempurna dan bahagia dengan semua keindahan pada dirimu.”
“Menyapamu menjadi rutinitas pagi dan malamku. Bertanya kabarmu adalah makanan bagiku. Semua hanya karena rindu yang ku harap bisa cepat berlalu. Semua hal indah selalu aku harapkan hadirnya di tengah kita.”
“Sepucuk surat dalam rangkaian bunga yang kau kirimkan padaku malam itu menjadi saksi keseriusanmu padaku yang menjanjikan kebahagiaan di kemudian hari. Semburat senyum di sore itu tak lekang dari ingatanku dan berharap bahwa suatu hari nanti senyum itu akan dapat kusaksikan setiap hari.”
“Kenangan manis kita berdua tak akan pernah kulupa. Sampai suatu hari ajal memisahkan kita, semua akan tetap abadi dan tertata dalam sanubari. Jangan pernah kau memintaku untuk menghapusnya, karena selamanya akan tetap ada dalam jiwa.”
“Kau datang dengan membawa sebongkah harapan besar untuk bersama. Di setiap suka dan duka. Hadirmu bak mentari yang tak lekang mendatangiku setiap hari. Walau kadang mendung datang menutupinya, namun engkau tak pernah menyerah untuk tetap hadir keesokan harinya. Terima kasih matahariku, sudah menjadi bagian terpenting dalam hidupku.”
“Jika aku boleh meminta, maka aku akan meminta Tuhan mengembalikan waktu agar aku bisa lebih lama untuk menjalaninya bersamamu dan semua hal membahagiakan tentang kita. Bahwa cinta itu tak selalu bahagia itu sudah menjadi hukum alam. Namun, bahwa cintaku tak pernah lekang walau sedikitpun, itu adalah fakta. Percayalah bahwa cinta ini akan senantiasa mengisi sanubari dan selamanya akan tetap seperti ini.”
“Pagiku cerah dan aku ingin mengucapkan selamat pagi untukmu yang menjadi mentari di hati ini. Jangan biarkan sedihmu menutupi sinarnya. Jadikan harimu menjadi berarti dengan senyuman manja yang kau torehkan setiap kali kita berjumpa. Dan tetap saja aku akan merindukanmu setiap waktu.”
“Coklat di meja kamarmu sengaja ku kirimkan agar engkau tak kesepian dan merasakan manisnya bersama dengan semua kenangan tentang kebersamaan kita. Mimpi indah di malam yang penuh bintang ini. Jangan pernah meneteskan air mata karena sedihmu adalah sedihku pula.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar