Jumat, 26 Juli 2019

Perhitungan Rincian Modal Usaha Warung Tenda Seafood Pakai Gerobak


Usaha warung seafood - bisnis kuliner sekarang ini bisa dikatakan tidak ada matinya, karena makanan adalah kebutuhan sehari-hari kita, terutama usaha seafood ini yang sering kita jumpai di pinggir jalan ketika malam hari maupun siang hari. Ada banyak sajian yang dihidangkan pada menu masakan yang satu ini, pastinya mempunyai cita rasa lezat dan nikmat karena menggunakan rempah asli Indonesia.

Perlu diketahui, seafood merupakan jenis makanan laut yang di olah masakan dengan berbagai macam rempah, permintaan pasar akan makanan seafood ternyata terbukti cukup tinggi sekali, namun sayangnya sering di dominasi oleh kalangan restoran.

Harga juga relatif lebih mahal bila penyajiannya adalah restoran kelas atas...

Pernah beberapa hari yang lalu saya berkunjung ke sebuah restoran yang menyajikan menu masakan seafood, nah disini ada selisih perbedaan harga, menurut saya sekitar 1:5. Jika di warung tenda menakar 1 porsi dengan harga Rp. 15.000, sedangkan di restoran memberikan patokan harga 1 porsi Rp. 75.000.

Ini sangat mahal sekali bagi saya, perbedaan harganya jauh sekali, sedangkan kualitas rasa hampir sama saja..

BACA JUGA: Begini Memulai Kerja Online Dibayar Gaji Google Dengan Mahal Secara Langsung 2019

Nah bila anda berminat mencoba bisnis warung seafood pakai tenda, tentu bisa dicoba planning ini sekarang juga, memang tidak ada salahnya kita dalam memilih menu masakan jenis ikan laut yang ingin disajikan nantinya.

Karena...pangsa pasar masakan laut sangat diminati oleh banyak orang, terutama masyarakat Indonesia menyukai kuliner seafood.

Peluang usaha seperti ini sangat bagus sekali untuk dijalankan menurut saya, beberapa orang sudah banyak yang sukses hanya berawal dari warung tenda saja. Anda cukup menentukan lokasi strategis dan berikan harga yang bersahabat, kemungkinan usaha tersebut akan terus berkembang.

Modal yang dikeluarkan apabila ingin menjalankan usaha seperti ini menurut saya relatif tidak terlalu besar, berkisar antara 5 - 10 jutaan saja. Dari perhitungan kisaran modal tersebut anda sudah bisa mendirikan warung tenda dan siap membayar karyawan untuk membantu pekerjaan.

Bagaimana memulai bisnis seafood


  • Hal pertama yang harus anda perhatikan ialah "LOKASI HARUS STRATEGIS", karena ini adalah kunci laris manisnya bisnis anda, usahakan memiliki tempat area parkir cukup luas agar memudahkan pelanggan berkunjung ke warung nantinya.
  • Jangan lupa lakukan juga "DEKORASI WARUNG" agar penampilannya lebih menarik di mata pembeli, tak hanya itu juga, dengan tampilan menarik akan membuat nyaman pembeli menikmati kuliner anda
  • Lakukan juga manajemen yang baik, karena planning atau rencana bisnis yang sudah ditentukan harus sesuai target yang ingin dicapai nantinya, entah itu target penjualan maupun target omset.
  • Tonjolkan "kualitas", arti kualitas disini ialah pada menu yang anda sajikan kepada pembeli, contohnya sayur dan bahan baku seafood harus segar supaya cita rasanya tetap terjamin nikmat bila sudah di hidangkan.

Rincian modal usaha seafood


Beberapa asumsi dibawah ini mengenai perhitungan modal usaha seafood sudah saya jabarkan dengan lengkap, tinggal anda siapkan buku dan pulpen untuk mencatatnya saja...

Asumsi saja

1. Harus pakai tenda dan juga peralatan masak lainnya seperti (Kompor gas dan tabungnya, panci, dandang, wajan besar untuk memasak, magic jar) masa pakai bisa sampai 2 tahun lamanya.

2. Membutuhkan peralatan untuk makan pembeli seperti ( Gelas, piring, garpu, serta sendok) jangan lupa beli spanduk seafood, masa pakai sekitar 1 tahun

3. Membeli peralatan lainnya seperti meja dan kursi, masa pakai dapat bertahan hingga 2 tahun.

a. Biaya Investasi


Pengeluaran membeli tenda sekitar Rp. 3.000.000
Membeli perlengkapan memasak sekitar Rp. 1.200.000
Beli Peralatan makan untuk pelanggan sekitar  Rp. 500.000
Modal dalam cetak spanduk Rp. 500.000
Pengeluaran meja dan juga kursi  Rp. 1.300.000

Total jumlah hitungan investasi sekitar Rp. 6.500.000

b. Pengeluaran Biaya Operasional untuk per Bulan


1. Modal Biaya Tetap


Modal dikeluarkan penyusutan tenda 1÷24 x Rp. 3.000.000 = total sekitar Rp. 125.000

Pengeluaran penyusutan dalam peralatan masak 1÷24 x Rp. 1.200.000 = total sekitar Rp. 50.000

Penyusutan modal peralatan makan 1÷12 x Rp. 500.000 = totalnya Rp. 41.700

Pengeluaran penyusutan spanduk 1÷12 x Rp.500.000 = totalnya adalah Rp. 41.700

Modal penyusutan meja dan juga  kursi 1 ÷ 24 x Rp. l.300.000 = totalnya adalah Rp. 54.200

Memberi gaji/upah karyawan dalam 4 orang masing-masing Rp. 650.000 = total pengeluaran Rp. 2.600.000

Jika di jumlahkan semuanya ialah total biaya tetap sekitar Rp. 2.912.600

2. Biaya Variabel


Modal membeli seafood (udang, kepiting, ikan, cumi, dan lain sebagainya) sekitar Rp. 1.000.000 / harian x hitungan 30 hari = jumlah keseluruhan Rp 30.000.000

Membeli kebutuhan beras (6 kg x Rp. 6.000 / kg x 30 harian) total jumlah Rp 1.080.000

Membeli perlengkapan bumbu dan sayuran (Rp .150.000 / harinya x 30 harian) = total semuanya Rp 4.500.000

Kebutuhan gas (6 tabung / bulannya x harga Rp. 85.000/tabung) = maka jumlahnya Rp 510.000

Perlengkapan bahan minuman (Rp. 50.000 / harinya x 30 harian)  = total adalah Rp 1.500.000

Modal kebutuhan perlengkapan lainnya( seperti tisu, sabun, dan juga sedotan)
Rp. 30.000 / harinya x 30 harian = total yakni Rp 900.000

Perlengkapan keamanan dan juga kebersihan warung ( asumsi Rp. 6.000/harinya x 30 harian )  = total adalah Rp 180.000

Kebutuhan listrik asumsi sekitar Rp 75.000
Biaya transportasi (anggap saja Rp. 10.000 / harinya x 30 hari) = total yaitu Rp 300.000

Hitungan total semua untuk biaya variabel adalah Rp 39.045.000
Total pengeluaran dalam biaya operasional adalah Rp 41.957.600

BACA JUGA:  Pengertian Apa Itu Reseller Dalam Olshop, Contoh, Keuntungan, Cara Kerja, Dan Syarat Menjadi Reseller

c. Penerimaan Pendapatan Dalam per Bulan

Asumsi saja seafood (Rp .1.500.000 untuk per hari x 30 harian) = total yakni Rp 45.000.000

Nasi (habis 60 porsi x Rp. 2.000 per porsinya x 30 harian ) total yaitu Rp 3.600.000

Minuman yang habis (60 porsi sehari x Rp. 3.000 per porsinya x 30 harian)  total yang di dapat Rp 5.400.000

Jika di asumsikan bisa mendapatkan total penerimaan Rp 54.000.000

d. Keuntungan Usaha Seafood Untuk per Bulan


Keuntungan = hitungan semua total penerimaan - jumlah pengeluaran total biaya operasional
= Rp. 54.000.000 - Rp. 41.957.600 = maka hasilnya ialah Rp. 12.042.400

e. Jumlah Hitungan Revenue Cost Ratio (RIC) Dalam Dunia Bisnis


RIC = Total penerimaan yang didapatkan tadinya: pengeluaran semua total biaya operasional bisnis
= Rp. 54.000.000: Rp. 41.957.600 = maka jumlah RIC yaitu 1,29

f. Hitungan Pay Back period Usaha


Pay back period = (Jumlah pengeluaran total biaya investasi : keuntungan yang di dapatkan ) x 1 bulan = ( investasi Rp. 6.500.000 : keuntungan Rp. 12.042.400) x 1 bulannya = 0,5 bulan atau setara dengan 16 hari

Cara manajemen bisnis seafood agar sukses


1. Perhatikan kebersihan


Hal pertama yang wajib sekali anda perhatikan ialah kebersihan pada warung tenda tersebut, biasanya setelah orang makan tentunya banyak sampah berserakan, nah alangkah baiknya pungut semua sampah tersebut.
Kebersihan seafood
Lap juga meja dan kursi agar terlihat bersih.

2. Bersikap ramah


Bayangkan ketika anda berjualan dengan tampilan wajah cuek bebek, saya yakin pembeli tidak akan betah, bahkan pelanggan lambat laun akan menghilang. Bersikap ramah memang memiliki peran penting agar konsumen bisa lebih betah.

Baca juga Analisa Lengkap Modal Usaha Jualan Mie Ayam Bakso Rumahan Ibu Rumah Tangga

Ucapkan "terima kasih" dengan sedikit senyuman akan memberikan rasa keramahan kepada konsumen.

3. Harga bersahabat


Ingat, disini anda berjualan menggunakan warung tenda, jadi berikan harga menu yang bersahabat dengan pelanggan, jangan sampai penawaran harganya mahal, karena ini bukan restoran.
Harga seafood murah
Bila harganya murah tentu akan disukai oleh pembeli..

4. Sajian menu unik


Sudah tidak dipungkiri lagi bahwa sajin menu yang unik ternyata dapat mengundang daya tarik pembeli untuk mampir ke warung anda, nah jadi dalam penyajian menu bisa dibuat semenarik mungkin.
Seafood unik
Bisa dengan nama masakannya unik maupun penyajiannya yang unik, contohnya nama menu menarik "Cumi Saos Pedang" yang sedang ngetrend di Kalimantan.

5. Promosi juga penting


Walaupun jenis usaha anda berjenis warung, namun jangan mau kalah dengan kalangan usaha restoran, bisnis seafood akan lebih ampuh jika dilakukan pemasaran dengan tepat.

Anda bisa membuat beberapa karcik kecil dengan penawaran diskon menu menarik, lalu menyebar karcik tersebut ke target masyarakat yang sudah ditetapkan.
Promo seafood
Tidak hanya itu, pemasaran online juga bisa dilakukan agar warung seafood tersebut dapat dikenal masyarakat luas, anda bisa memanfaatkan media sosial sebagai tempat sarana promosi nantinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar