Update 9 Cara Mendapatkan Uang Dari Youtube


Inilah 9 Cara Mendapatkan Uang Dari Youtube, Bagaimana teknik mendapatkan duit dari YouTube? Kalau kita merasa tidak sesuai dengan kegiatan kantoran, tidak sedikit pilihan kegiatan lain guna Anda, salah satunya ialah bekerja sebagai content creator YouTube. Ya, Anda dapat menghasilkan duit dari YouTube!


Artikel ini akan membicarakan potensi YouTube sebagai platform guna menghasilkan uang, teknik membuat channel YouTube, hingga teknik dapat duit dari YouTube. Simak pembahasan lengkapnya di bawah ini!

5 Alasan Menghasilkan Uang dari YouTube

Anda barangkali sudah sering menyaksikan content creator YouTube berseliweran di home YouTube Ada. Dari Raditya Dika, Arief Muhammad, Rachel Goddard, Suhay Salim, Ria SW, hingga Kevin Hendrawan.


Mungkin kita penasaran, memang dapat yang menghasilkan duit dari YouTube. Tentu saja bisa! Content creator di atas ialah bukti bahwa YouTube punya potensi tinggi guna meraup rupiah. Mengapa dapat begitu? Berikut ialah beberapa alasannya:

1. Konsumsi Video Online Orang Indonesia Tinggi

Berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), 69,64 persen orang Indonesia memakai internet untuk menyaksikan video. Artinya peluang Anda untuk mencapai audiens melewati video lumayan tinggi dan Anda dapat melakukannya memakai YouTube.

2. YouTube: Platform Video Utama

YouTube sudah menguasai market share platform video di Indonesia. Sebanyak 92 persen pemakai internet Indonesia mengaku YouTube ialah platform kesatu yang mereka pakai ketika menggali konten video online.

3. YouTube Akan Menyaingi Televisi

Jumlah pemirsa YouTube Indonesia ditebak akan menyaingi jumlah pemirsa televisi dalam masa-masa dekat. Berdasarkan keterangan dari survei Kantar pada 2018, 57 persen narasumber menyatakan menyaksikan televisi masing-masing hari, sementara 53 persen narasumber menyatakan menyaksikan YouTube masing-masing hari.


Persentase di atas menunjukkan menyaksikan YouTube telah menjadi kelaziman orang Indonesia dan dapat menggeser popularitas televisi. Hal ini kemungkinan diakibatkan oleh banyaknya opsi jenis konten di YouTube dan kemerdekaan waktu menonton.


Di samping itu, YouTube pun memungkinkan pemakainya untuk menyaksikan acara-acara televisi di platformnya. Hampir seluruh kanal televisi Indonesia punya channel sah di YouTube sampai-sampai penonton dapat menonton acara yang dilewatkan di televisi.

4. Tidak Harus Punya Subscriber Jutaan

Benar sekali, kita tidak diharuskan untuk memiliki jutaan subscriber guna menghasilkan duit dari YouTube. Di Indonesia sendiri telah lahir tidak sedikit content creator di YouTube dengan jumlah subscriber jutaan. Sebut saja Raditya Dika, Arief Muhammad, Kevin Hendrawan, dan Rachel Goddard. Banyak brand yang berkolaborasi dengan mereka sebab dianggap dapat menjangkau khalayak luas.


Apakah Anda pun harus mempunyai subscriber jutaan untuk dapat dapat duit dari YouTube? Idealnya, subscriber yang tidak sedikit memang menolong Anda untuk berlomba di ranah ini.
Walaupun begitu bukan berarti kita tidak dapat menghasilkan duit dengan jumlah subscriber yang belum seberapa. kita masih dapat menjadi mitra YouTube andai sudah mengisi kriteria yang ditetapkan.


Di samping itu, Anda pun masih punya peluang untuk berkolaborasi dengan brand. Brand tidak melulu bekerja sama dengan macro influencer laksana Raditya Dika dan Rachel Goddard. Perusahaan pun memerlukan micro influencer yang jangkauannya lebih kecil daripada macro influencer.

Baca Juga:  6 Cara Tepat Membangun Channel Youtube Sampai Sukses

5. Siapa Saja Bisa Menghasilkan Uang dari YouTube

Untuk dapat tampil di acara televisi kita perlu melalui proses audisi dan casting. Dengan YouTube, Anda dapat membuat acara sendiri tanpa mesti mengekor audisi.
Memang Anda mesti mengerjakan semuanya secara mandiri, dari pemungutan gambar sampai editing. Namun, kita memiliki kemerdekaan dalam menciptakan konten.

15 Cara Mendapatkan Uang dari YouTube

Sudah tahu konten laksana apa yang hendak Anda buat? Jika sudah, sekarang Anda dapat lanjut belajar tentang teknik membuat konten YouTube. Harus dikenang bahwa teknik dapat duit dari YouTube selalu dimulai dengan konten berkualitas.
Jadi di bab ini kita akan diberikan panduan membuat konten YouTube berbobot | berbobot | berkualitas sampai bisa menghasilkan duit dari YouTube. Kami akan beri panduan Anda memilih jenis konten guna YouTube sampai melakukan monetisasi YouTube.

1. Pilih Jenis Konten YouTube yang Cocok dengan Anda

Setelah menciptakan channel YouTube pasti Anda mesti mengisinya dengan konten-konten yang menarik. Anda mesti ingat bahwa konten yang baik ialah kunci untuk berhasil menghasilkan duit dari YouTube.

Ada sekian banyak  macam jenis konten yang bisa Anda pilih. Tentu Anda mesti menciptakan konten yang cocok dengan minat dan kemahiran Anda. Berikut ialah beberapa jenis konten YouTube yang dapat Anda pilih:


Edukasi
Belajar dengan menyimak artikel-artikel panjang dapat menjadi pekerjaan membosankan untuk sebagian orang. Alternatifnya ialah dengan mengolah teks-teks latihan menjadi video sampai-sampai lebih gampang untuk dipahami.

Beauty
Kecantikan adalahsalah satu tema konten yang lumayan populer di Indonesia. Berdasarkan keterangan dari Google, ada paling tidak 1600 channel YouTube yang mengangkat tema ini. Tema ini cocok untuk Anda yang suka menciptakan review produk keelokan atau tutorial make up dan skin care.

Kuliner
Kategori kuliner sendiri tidak sedikit macamnya. Dari review makanan, memasak, hingga mukbang. Anda dapat mulai dengan mereview makanan khas atau restoran di kota Anda.
Teknologi
Review laptop, review gadget, tutorial menciptakan website, panduan menciptakan email, dan tutorial install aplikasi ialah beberapa misal konten yang masuk dalam kelompok teknologi. Banyak orang yang lebih mudah mengetahui tutorial melewati konten video sampai-sampai konten dengan tema ini lumayan populer.

Game
Tentu kita tahu Pewdiepie, gamer asal Swedia empunya channel YouTube dengan subscriber terbanyak kedua di dunia. Jumlah subscribernya telah menjangkau 94,7 juta per April 2019. Walaupun sekarang tidak seluruh videonya mengandung soal game, Pewdiepie memulai channel YouTube miliknya dengan konten mengenai game.

Entertainment
Kategori entertainment masih terbagi-bagi menjadi sejumlah sub kategori. Ada yang memenuhi channelnya dengan konten cover lagu, dance cover, atau web series.

2. Riset Keyword

Riset keyword ialah langkah urgen dalam teknik dapat duit dari YouTube. Alasannya ialah agar Anda dapat membuat konten yang benar-benar ditelusuri oleh tidak sedikit orang.
Anda dapat melakukan riset kata kunci untuk YouTube memakai Google Trends. Caranya sama saat Anda mengerjakan riset kata kunci untuk blog atau website. Bedanya Anda butuh mengganti kelompok pencarian menjadi YouTube Search laksana di bawah ini:


Di samping itu, kita juga dapat memanfaatkan prediksi penelusuran YouTube. Ketika menyebutkan keyword di kolom pencarian, YouTube bakal memberikan sekian banyak  prediksi kata kunci. Misalnya, inilah ini saya mencari keyword membuat situs dan YouTube menyerahkan prediksi dari menciptakan website dengan WordPress, menciptakan website gratis, sampai membuat situs dengan html.

Baca Juga: Panduan Mudah Belajar Bisnis

3. Buat High Retention Video

Mungkin istilah high retention video masih lumayan asing untuk kebanyakan orang. Yang dimaksud dengan high retention video ialah rata-rata persentase video yang ditonton. Misalnya, kita mengunggah video berdurasi 10 menit dan rata-rata orang melulu menonton video tersebut selama 5 menit. Artinya tingkat retensi video Anda ialah 50 persen.


YouTube tentu mengkhususkan video dengan retensi tinggi sebab membuat orang lebih lama menguras waktu di platformnya. Semakin tinggi rata-rata retensi video Anda, semakin besar bisa jadi akan hadir di urutan teratas hasil penelusuran YouTube.

Selama Anda menciptakan video yang menarik, berkualitas, dan cocok dengan keperluan penonton, video kita berpotensi untuk menjangkau angka retensi yang tinggi.

4. Ketahui Faktor-Faktor Ranking YouTube

Jika di hasil penelusuran Google Anda berlomba dengan ribuan situs atau blog lain, di YouTube juga Anda akan berlomba dengan ratusan atau bahkan ribuan channel lainnya. Harapannya pasti video kita selalu hadir di urutan teratas hasil pencarian keyword berkaitan.
Berikut ialah beberapa hal yang menilai ranking video di YouTube:


– Jumlah Komentar
Hasil penelitian Backlink.io terhadap 1,3 juta video YouTube mengindikasikan video dengan komentar lebih tidak sedikit cenderung menempati peringkat teratas hasil pencarian. Tidak seluruh orang berkenan guna meninggalkan komentar di video YouTube.


Anda dapat mengakalinya dengan meminta pemirsa untuk meninggalkan pertanyaan atau ide-ide guna video selanjutnya. Dengan begitu pemirsa terdorong guna mengomentari video Anda.
– Jumlah Subscriber Setelah Menonton Video
Penonton yang langsung subscribe setelah menyaksikan video Anda ialah sinyal bagus untuk YouTube. Artinya video kita memang berbobot | berbobot | berkualitas dan unik menurut keterangan dari penonton. Dalam video kita juga dapat meminta pemirsa untuk like dan subscribe.
– Share Video


Jumlah share video pun menilai ranking kita di hasil penelusuran YouTube. Orang-orang tentu melulu akan menyalurkan video yang mereka anggap bagus dan mesti disaksikan orang banyak.
Jadi kualitas ialah kunci utama supaya video Anda tidak sedikit dibagikan di media sosial. Di samping itu, kita juga dapat mengingatkan pemirsa untuk menyalurkan video Anda.
– Click Through Rate (CTR)


Saya pernah membicarakan soal CTR di hasil penelusuran Google di tulisan ini dan teknik kerjanya sama di hasil penelusuran YouTube. Intinya Click Through Rate (CTR) ialah rasio jumlah klik terhadap jumlah impression hasil pencarian.


Misalnya, saat orang mencari keyword “membuat website”, video Anda hadir 1000 kali di hasil penelusuran YouTube. Muncul di urutan berapa juga dihitung sebagai impression. Katakanlah terdapat 100 orang yang mengklik video Anda. Jadi angka CTR Anda ialah 10 persen.
Semakin tinggi CTR Anda, semakin besar bisa jadi YouTube akan menanam video kita di urutan atas hasil pencarian.


– Durasi Video
Sama seperti tulisan di situs atau blog, panjang video YouTube pun penting. Durasi video menjadi salah satu hal penting yang menilai ranking hasil penelusuran YouTube. Studi Backlink.io mengindikasikan video berdurasi lebih lama ingin menempati urutan teratas hasil pencarian.
Belum terdapat studi khusus tentang berapa lama durasi sangat ideal guna video YouTube. Namun, usahakan untuk membicarakan konten kita selengkap mungkin. Jangan ragu untuk menciptakan video berdurasi lama. Selama kualitasnya bagus dan cocok dengan kemauan penonton, video Anda bakal tetap ditonton.

Baca Juga: Belajar Bisnis Dari Nol

5. Optimasi Judul dan Deskripsi

First impression matters. Kesan kesatu tidak jarang kali penting. Hal ini pun berlaku guna video YouTube Anda. Secara umum menciptakan judul untuk tulisan blog dan video YouTube tidak jauh berbeda.


Anda mesti mencakup keseluruhan konten video dalam satu kalimat saja. Judul video YouTube Anda mesti singkat, padat, jelas, dan pastinya berisi focus kata kunci yang ditargetkan.
Sama laksana blog yang dapat menggunakan angka di judul guna listicle (list article), kita pun dapat menerapkan urusan yang sama guna video YouTube. Tambahkan pun kata-kata yang dapat mengundang perhatian pemirsa seperti WOW, Ampuh, Hebat, dan beda sebagainya.


Di samping judul, pemaparan video pun penting. Deskripsi video menolong YouTube dan Google untuk mengetahui konteks video Anda. Berikut ialah beberapa urusan yang butuh Anda perhatikan saat membuat pemaparan video YouTube.

Pertama, buat pemaparan video paling tidak 250 kata. Kedua, masukkan focus kata kunci yang kita targetkan di 25 kata kesatu. Ketiga, minimal ulang focus kata kunci tersebut sejumlah dua hingga empat kali.

6. Manfaatkan Tag

Sama laksana WordPress, kita juga dapat menambahkan tag saat mengunggah video di YouTube. Tag dapat ditambahkan melewati kolom di bawah pemaparan video.


Meskipun tampak sepele, tag menolong Google dan YouTube untuk mengetahui konteks video Anda. Jadi usahakan kita tetap memanfaatkan fitur ini. Tambahkan keyword yang sehubungan dengan video kita di tag.
Pertama dan yang sangat penting ialah masukkan focus kata kunci yang kita targetkan. Kedua, tambahkan variasi atau LSI kata kunci dari keyword tersebut. Ketiga, tambahkan keyword lain yang masih sehubungan dengan focus keyword.

7. Buat Call to Action di Video

Mungkin Anda pun menyadari urusan ini saat menonton video di YouTube. Content creator seringkali mengatakan urusan seperti, “Jangan tak sempat like dan subscribe” atau “Link terdapat di pemaparan ya”.
Apa yang disebutkan oleh content creator di atas ialah contoh dari call to action. Mereka mengingatkan pemirsa untuk mengerjakan tindakan yang menguntungkan, baik tersebut like subscribe, komentar, atau klik link di deskripsi.

8. Promosikan Video di Media Sosial

Di poin sebelumnya, telah saya kupas bahwa jumlah share di media sosial memprovokasi ranking kita di hasil penelusuran YouTube. Skenario terbaiknya ialah orang tidak sengaja mengejar video Anda, menyenangi video Anda, kemudian membagikannya di media sosial.

Sayangnya realita tidak semudah itu. Terkadang atau bahkan biasanya Anda butuh menjemput bola terlebih dahulu, yakni dengan aktif menyalurkan video YouTube kita di media sosial dan forum-forum online.

Ada tidak sedikit media sosial dan forum online yang dapat Anda manfaatkan, dari Twitter, Facebook, Instagram, WhatsApp, LINE, Kaskus, sampai Quora. kita juga dapat mengikuti grup-grup di Facebook atau Kaskus yang cocok dengan tema channel YouTube Anda. Dengan begitu Anda dapat membagikan video ke audiens yang telah tersegmentasi.


Belum ada Komentar untuk "Update 9 Cara Mendapatkan Uang Dari Youtube"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel