Jumat, 25 Juni 2021

Kabar Terbaru Perkembangan Adopsi NFT di Dunia

Banyak investor crypto yang mulai terbuka pandangannya terhadap dunia Non Fungible Token atau lebih akrab disebut NFT.

Hal ini disebabkan NFT sendiri adopsina mulai semakin luas dari yang sebelumnya hanya untuk individu yang mengerti crypto, hingga saat ini mulai diadopsi secara umum.

Adopsi ini juga terus berkembang akibat sudah masuk ke beberapa ranah yang jauh dari dunia crypto atau bahkan dunia keuangan.

Dalam artikel ini, akan dibahas mengenai perkembangan di dunia NFT melalui tiga ranah yang sudah dicapai olehnya.


Adopsi NFT di Dunia Seni

Ranah pertama yang juga menjadi ranah utama untuk perkembangan NFT adalah ranah seni terutama untuk seni rupa.

Saat ini cukup banyak seniman yang mengubah hasil karya seni rupa ke dalam bentuk NFT dengan tujuan menggarap pasar yang lebih tinggi dan menjaga keaslian dari karyanya.

Dengan NFT, hasil karya seniman menjadi lebih mudah untuk di jual akibat beberapa pasar yang telah menyediakan akses kemudahan tersebut.

Selain itu, dengan NFT, hasil karya seni menjadi lebih sulit untuk diduplikasi secara ilegal. Hal ini disebabkan adanya alamat resmi dari bentuk token NFT seni tersebut.

Dengan adanya alamat dan keterangan resmi, semua orang akan mengetahui mana yang asli dan yang palsu sehingga hasil karya seni menjadi lebih sulit untuk digandakan.

NFT seni rupa ini juga sudah sangat laku di pasar dengan hasil penjualannya yang mencapai Miliaran Rupiah.

Salah satu contoh penjualan NFT terbesar di ranah seni ini adalah NFT oleh seniman bernama Beeple yang menjual hasil karyanya senilai $69 Juta atau Rp997 Miliar.

NFT ini juga masuk ke ranah seni musik dengan beberapa musisi yang telah mengadopsi NFT untuk menyebarkan album dan juga video musik yang telah diciptakan.

Salah satu musisi yang telah berhasil mengadopsi NFT ke dalam karya seninya adalah Kings of Leon yang berhasil menjual album dalam bentuk NFT.

Dikabarkan bahwa hasil penjualan album karya musik Band Kings of Leon berhasil mendapatkan sekitar $2 Juta atau Rp29 Miliar.

Baca Juga:  Mengenal Istilah Baking Di Blockchain Tezos

Adopsi NFT di Dunia Olahraga

Selain di dunia seni, saat ini NFT juga telah masuk ke dunia olahraga dengan beberapa cabang olahraga yang telah resmi mengadopsi NFT.

NFT di dunia olahraga juga sudah diadopsi secara beragam, mulai dari video rekaman ulang beberapa pertandingan hingga untuk tiket masuk pertandingan.

Salah satu cabang olahraga dengan adopsi NFT terbesar adalah olahraga basket melalui National Basketball Association (NBA).

NBA memiliki bursa NFT sendiri dengan nama NBA Top Shot dimana NBA menjual beberapa rekaman ulang menarik dari beberapa pertandingan.

Selain itu, NBA juga menjual kartu koleksi yang dibentuk dalam NFT yang menggambarkan beberapa pemain terkenal untuk dibeli oleh kolektor.

Bursa NBA Top Shot sendiri telah stabil menghasilkan penjualan sebesar $1 Juta atau Rp14,4 Miliar per hari.

Saat ini beberapa tim basket juga dalam proses untuk membentuk dan bahkan telah menerapkan penjualan tiket pertandingan melalui NFT, salah satunya adalah Dallas Mavericks.

Tidak hanya di basket, saat ini Baseball melalui Major League Baseball (MLB) juga dalam rencana untuk menyebarkan kartu koleksi dalam bentuk NFT.

Beberapa pemain Baseball terkenal juga telah membentuk NFT nya sendiri yang diperdagangkan dengan nilai yang tinggi.

Selain itu, ranah olahraga lain seperti American Football melalui National Football League (NFL), Rugby melalui National Rugby League (NRL) , dan Hockey melalui National Hockey League (NHL) juga ikut serta.

Saat ini terdapat rencana untuk NBA, MLB, NHL, dan NFL, olahraga terbesar di Amerika, masuk ke satu bursa NFT.

Bursa ini dibentuk oleh perusahaan bernama Fanatics yang dibangun oleh Gary Vaynerchuck dan Mike Novogratz.

Terakhir ranah sepak bola juga mulai masuk ke dunia NFT dengan beberapa tim yang mulai menerbitkan NFT sendiri.

Beberapa proyek crypto saat ini juga masuk ke NFT sepak bola seperti salah satunya Zilliqa (ZIL) yang mengadopsinya.

Adopsi NFT di Dunia Gaming

NFT sendiri juga masuk ke dunia permainan atau gaming yang merupakan salah satu industri terbesar di dunia saat ini.

Untuk saat ini NFT di dunia gaming nampaknya masih di pimpin oleh dua proyek crypto. Proyek tersebut adalah Decentraland (MANA) dan Sandbox Gamet (SAND).

Dua proyek ini adalah proyek crypto yang merupakan sebuah permainan dimana pengguna dapat menciptakan dunianya sendiri.

Dalam dunia digital ini, semua hal akan berbentuk NFT yang bisa diperjualbelikan oleh penciptanya atau penggunanya.

NFT digunakan mulai dari aksesoris seperti baju karakter hingga tanah virtual yang dapat disewakan atau dibeli untuk membangun properti virtualnya sendiri.

Salah satu contoh penjualan tanah virtual dalam bentuk NFT terjadi pada Decentraland yang menghasilkan sebesar $900 Ribu atau Rp13 Miliar.

Selain itu, NFT sendiri juga dijadikan sebagai alat tukar untuk membeli dan menjual beberapa barang dalam permainan tersebut.

Terakhir, NFT juga digunakan sebagai barang koleksi yang nilainya juga dapat terus naik. Barang koleksi tersebut didapatkan dari permainan.

NFT dapat dipertimbangkan sebagai salah satu inovasi yang akan terus meningkat adopsinya dalam beberapa tahun ke depan.

Hal ini disebabkan adanya pergeseran budaya dari generasi lama ke generasi baru yang kemungkinan akan mendorong adopsi NFT semakin tinggi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar