Tips Membuka Cabang Bisnis Baru

source image: istockphoto.com

FOKUSKAN.COM  Membuka kantor penjualan merupakan keinginan setiap pelaku bisnis. Pembukaan unit bisnis baru merupakan peningkatan positif bagi bisnis.

Namun, tidak semua bisnis berhasil membuka cabang bisnis baru karena manajemen yang buruk.

Ada berbagai latar belakang untuk membuka cabang bisnis baru. Salah satunya adalah cabang usaha baru menjadi solusi karena cabang pusat tidak bisa memenuhi permintaan pasar.

Kedua, karena ingin mengembangkan usahanya dan dikenal banyak orang, sehingga pendapatannya meningkat.

Membuka cabang usaha baru tidak boleh sembarangan. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah manajemen yang telah berhasil diterapkan di cabang pusat. Jika cabang pusat masih kurang dikelola dengan baik, sebaiknya tidak dibuka cabang usaha baru karena akan sial atau bahkan bangkrut.

Nah sobat yang ingin membuka cabang baru lebih baik menyimak penjelasan lengkap BukuWarung di artikel ini yang membahas tentang kelebihan dan kekurangan, tips dan strategi membuka cabang baru. Yuk, simak penjelasannya.

Keuntungan membuka cabang bisnis baru
Semua pelaku usaha yang menginginkan cabang baru pasti karena ingin mengembangkan usahanya dan keuntungan yang didapat. Berikut keuntungan membuka cabang usaha baru.

1. Perluas bisnis Anda

Memperluas bisnis akan membuat nama perusahaan dikenal luas di berbagai daerah. Jika Anda ingin mengembangkan bisnis Anda, Anda dapat membuka waralaba.

Bisnis franchise akan diuntungkan dengan nama perusahaan franchise nantinya. Sistem bagi hasil berbeda-beda sesuai kesepakatan para pihak atau sesuai dengan ketentuan penerima waralaba.\

2. Beri lebih banyak keuntungan

Tentu saja, ini bukan rahasia umum. Membuka cabang baru akan menghasilkan banyak keuntungan bagi kapten.

Keunggulan tersebut didapat dari banyaknya cabang yang tersebar di berbagai bidang potensial. Jika area yang ditempati tidak memiliki potensi, cabang akan ditinggalkan dan akhirnya bangkrut.

3. Bangun citra merek

Kehadiran cabang baru ini akan memperkenalkan kepada masyarakat yang belum mengenal merek Juragan. Jika orang sudah mengenalnya, dia akan memiliki mentalitas di hatinya bahwa merek itu cukup bagus untuk membuka cabang dan memiliki banyak pelanggan.

Kerugian membuka cabang bisnis baru
Begitu ada untung, tentu juga ada ruginya. Wajar jika sebuah bisnis merugi, terutama di segmen bisnis baru. Kerugiannya adalah sebagai berikut.

1. Butuh uang banyak

Pembukaan cabang usaha baru memiliki beberapa kelemahan, seperti kebutuhan modal yang besar. Mengapa BukuWarung mengklasifikasikannya sebagai kerugian? Karena jika perusahaan tidak memiliki dana, pasti akan melakukan hutang.

Hutang yang dimiliki oleh suatu perusahaan dapat menyebabkan ketidakstabilan keuangan perusahaan. Namun, ada juga perusahaan yang sukses setelah meminjam untuk membuka cabang bisnis baru.

2. Potensi kerugian cabang baru

Potensi kerugian afiliasi baru adalah karena kurangnya riset pasar. Seringkali, para pelaku usaha terkesan memaksakan pendirian cabang-cabang usaha baru, meskipun cabang pusat tidak dikelola dengan baik.

Sebelum membuka cabang bisnis baru, manajemen yang buruk ini harus dibenahi terlebih dahulu. Perlu melakukan riset pasar yang mendalam, apakah perlu untuk cabang bisnis baru? Jika Anda tidak dapat melakukan riset, sebaiknya pekerjakan seseorang yang berpengalaman atau dikenal sebagai konsultan bisnis untuk menyediakan layanan tersebut.

3. Manajemen perusahaan sangat sibuk

Adanya cabang usaha baru pasti akan menambah hiruk pikuk manajemen perusahaan induk. Manajemen yang buruk dapat merugikan cabang bisnis baru atau bahkan cabang pusat.

Saran BukuWarung saat membuka cabang baru adalah menempatkan manajer profesional di cabang. Nantinya, manajer akan memiliki kendali penuh atas cabang perusahaan kapten. Ini bisa disebut desentralisasi atau pembagian kekuasaan

Strategi membuka cabang
Membuka cabang usaha baru harus memiliki strategi yang matang dan tepat. Strategi yang salah akan membuat cabang bisnis baru Anda sia-sia. Nah, berikut ini Anda rangkum strategi untuk cabang bisnis baru.

1. Memastikan bahwa cabang pusat dikelola dengan baik

Tak perlu buru-buru kabur dari pengelolaan perusahaan lama yang tak terurus. Banyak bisnis berhasil karena manajemen yang baik dari cabang pusat mereka.

Jika Anda ingin membuka cabang bisnis baru, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menyelesaikan pengelolaan cabang pusat. Pengelolaannya harus sangat baik dan cabang usaha baru bisa dibuka jika dirasa cukup baru.

2. Siapkan dana

Membuka cabang usaha baru membutuhkan modal yang cukup besar, yang hampir setara dengan modal awal untuk mendirikan cabang pusat.

Jika kapten tidak dapat memenuhi pendanaan awal untuk cabang bisnis baru, yang terbaik adalah mencari investor. Di kemudian hari, investor akan memanfaatkan cabang baru, seluruhnya atau sebagian. Sebagai imbalannya, ada sistem bagi hasil yang disepakati bersama.

3. Lakukan analisis lokasi baru

Menganalisis lokasi baru diperlukan agar cabang baru dapat memenuhi harapan perusahaan. Hal sederhana untuk dianalisis adalah dengan melihat lalu lintas harian ke lokasi tersebut.

Apakah lokasinya ramai setiap hari, apakah strategis, apakah ada tempat parkir, apakah izinnya jelas, dll. Jika Anda bukan ahli analitik, Anda juga bisa menggunakan jasa konsultan bisnis yang bisa membantu Anda.

4. Analisis pesaing

Anda tahu, menganalisis pesaing itu perlu. Padahal, menganalisisnya tidak boleh sembarangan. Misalnya, jika pesaing Anda memiliki produk yang sama dan harga yang sama. Tentu hal ini akan merepotkan bukan?

Nah, lakukan analisis pesaing secara mendetail dan kembangkan strategi yang tepat untuk gap pesaing Anda. Misalnya, gunakan layanan yang lebih baik dari itu atau tawarkan bonus beli 2 gratis 1 yang tidak ditemukan di pesaing Kapten.

5. Menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten

Menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten untuk mengisi posisi di unit bisnis baru. Terapkan proses rekrutmen dengan ketat, dan Anda juga dapat mencoba beberapa kali sesuai dengan posisi yang dilamar.

Perhatikan juga bahwa staf kapten bertanggung jawab untuk menyelesaikan semua yang ditugaskan kepadanya. Misalnya menempatkan barang sesuai dengan tempat yang disediakan. Mengambil posisi di cabang baru juga membutuhkan kepribadian yang baik.

Nah, itulah penjelasan BukuWarung yang bisa Anda jadikan panduan untuk membuka usaha baru. Memang benar bahwa cabang bisnis baru dapat melipatgandakan keuntungan, tetapi di luar itu, ada banyak risiko yang harus dihadapi.

Pengelolaan usaha yang baik akan menambah nilai positif bagi usaha pembukaan cabang. Hindari percabangan jika cabang master tidak dikelola dengan baik.

Belum ada Komentar untuk "Tips Membuka Cabang Bisnis Baru"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel